Berapa Sih IP Address Kamu ?

Pernah suatu saat teman saya menanyakan itu. Pertanyaan yang agak tidak lazim menurut saya, karena biasanya pengguna internet sudah merasa cukup puas ketika telah terkoneksi ke internet tanpa harus mengetahui seluk beluk tentang IP address, apalagi sampai harus repot-repot bertanya IP address orang lain. “Buat apa kamu mau tahu IP address saya ? Apa sih tujuan kamu tanya-tanya soal IP address saya ?” Saya balik bertanya lagi…tentu saja cuma di dalam hati saya bertanya. Kemudian dengan sedikit mengelak dan mencoba untuk mengalihkan perhatian, saya lalu menjawab, “Untuk speedy office, IP addressnya statik. Kalo speedy personal, IP addressnya dinamik.” Jawaban yang mungkin agak tidak nyambung dan tidak menjawab pertanyaan. Teman saya itu hanya berkata “ooo…”. Entah “ooo…” itu berarti dia paham atas jawaban saya atau “ooo…” yang berarti menyindir atas pengelakan saya menjawab pertanyaannya.

Mungkin anda juga jadi bertanya-tanya, “Apa pentingnya sih IP address itu ?” atau “Emangnya gak boleh pengen tau IP address orang lain ?”.


Sebelum pertanyaan-pertanyaan itu dijawab, ada baiknya kita mengetahui dulu definisi dari IP address. Pengertian IP address menurut wikipedia adalah : An Internet Protocol (IP) address is a numerical identification (logical address) that is assigned to devices participating in a computer network utilizing the Internet Protocol for communication between its nodes, atau kalau diterjemahan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti, Internet Protocol (IP) address adalah pengidentifikasian berdasar nomer yang diperuntukkan bagi peralatan yang terdapat di dalam suatu jaringan komputer yang memanfaatkan protokol internet agar bisa saling berkomunikasi antar satu sama lain.

Semua komputer yang terhubung ke internet memiliki IP address. IP address ini biasanya telah ditentukan oleh ISP tempat pengguna internet menggunakan layanan koneksi internet. Melalui IP address-lah, suatu web server bisa mengetahui kemana harus mengirim paket data karena IP address berfungsi sebagai penunjuk lokasi kemana paket data tersebut harus dikirim.

Dari pengertian di atas maka bisa diibaratkan bahwa fungsi IP address adalah seperti alamat rumah kita. Misalkan kita membeli suatu barang dan menginginkan agar barang tersebut dapat dikirimkan ke rumah kita, maka penjual barang atau perusahaan jasa pengiriman perlu mengetahui alamat rumah kita. Jika penjual barang atau perusahaan jasa pengiriman tidak mengetahui alamat rumah kita, maka bisa dipastikan barang tersebut tidak akan pernah sampai ke tujuan. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa alamat rumah sangat penting peranannya sama halnya dengan IP address yang sangat berperan penting dalam berkomunikasi di dunia maya / internet.

Mungkin anda lalu berkomentar, “Ya…ya…saya tahu fungsi IP address yang sangat penting, tapi kenapa orang lain gak boleh tahu IP address saya ? Semua orang boleh tahu alamat rumah saya, walaupun orang tersebut sama sekali tidak saya kenal. Buktinya alamat saya ada di buku telepon dan semua orang di seluruh dunia bisa tahu alamat rumah saya”.

Pengibaratan IP address dengan alamat rumah bukan berarti bahwa dalam prakteknya penggunaan IP address akan sama persis seperti penggunaan alamat rumah. Jika seseorang memiliki alamat rumah, itu berarti untuk menggunakan fungsi sebagai alamat rumah, orang tersebut harus memiliki akses fisik atau paling tidak suatu bukti yang menunjukkan bahwa dia memang mempunyai hak untuk mempergunakan alamat rumah. Contohnya, jika anda memenangkan kuis berhadiah, maka untuk dapat mengambil hadiah, mungkin anda diharuskan untuk menunjukkan kartu identitas yang berisi identitas diri dan alamat rumah anda.

Sedangkan pada IP address, seseorang tidak perlu memiliki akses fisik atau harus menunjukkan bukti bahwa orang tersebut memangĀ  mempunyai hak untuk menggunakan fungsi IP address. Contohnya, jika anda membeli barang secara online, maka web server dari situs pembelian barang tersebut secara otomatis akan mencatat IP address anda, tanpa memperdulikan apakah anda benar-benar orang yang berhak untuk menggunakan IP address atau tidak. Selain itu, mengetahui IP address komputer target adalah salah satu langkah awal dari tahapan untuk melakukan suatu penyerangan. Setelah IP address diketahui maka sang penyerang kemudian bisa mencari lubang-lubang keamanan yang mungkin terdapat di komputer target. Sehingga IP address lebih rawan untuk disalahgunakan oleh orang lain daripada resiko yang mungkin timbul akibat penyalahgunaan pada alamat rumah.

Lalu bolehkah orang lain ingin tahu IP address kita ? Jawabannya tentu tergantung…tergantung dari apa motivasi orang tersebut ingin mengetahui IP address kita. Suatu web server dari situs toko online atau forum tentu sah-sah saja jika mencatat IP address para pengakses situs atau forum tersebut. Yang agak tidak lazim menurut saya adalah seseorang tanpa kita ketahui tujuannya, tiba-tiba bertanya berapa IP address kita, karena dari IP address, banyak informasi penting yang bisa didapatkan, seperti letak geografis, lokasi, termasuk juga nama ISP tempat kita menggunakan jasa koneksi internet.

Kebetulan saya memiliki pengalaman unik mengenai IP address. Baru-baru ini, komputerpop-up saya “berhasil” disusupi oleh spyware. Anti virus yang saya gunakan gagal untuk menghapus keberadaan spyware tersebut dari dalam komputer saya. Tapi untunglah, anti virus yang saya install memiliki fitur web access protection yaitu fitur untuk memfilter paket data mencurigakan yang keluar-masuk komputer. Saya selalu mengaktifkan fitur ini. Ketika sedang browsing, selalu muncul pop-up dari anti virus yang isinya kurang lebih mengenai trojan yang berusaha untuk mengakses situs-situs tertentu yang tidak dikenal.

Iseng-iseng saya catat alamat situs-situs tak dikenal yang berusaha diakses oleh trojan itu sambil mencoba menelusuri asal-muasal “barang haram” tersebut. Sebagai percobaan, saya akan mencari lokasi dari salah Hasil 2Hasil 1satu situs tak dikenal tersebut, yaitu do.qwertyy.cn.

Untuk mencari ip address dari situs tersebut tersebut saya menggunakan jasa ip-adress.com dan whatismyipaddress.com.

Tentu saja hasil dari metode penelusuran IP address seperti di atas belum bisa tepat 100 %. Jika ternyata sang “penjahat” mengakses internet dari tempat publik seperti sekolah, kampus, kantor atau dari warung internet, tentu akan sulit sekali mengidentifikasi “penjahat” yang sebenarnya. Lokasi SayaApalagi jika sang “penjahat” berada di balik router, firewall atau bahkan menggunakan proxy. Contoh dari kekurang akuratan metode ini juga bisa dilihat dari hasil penelusuran lokasi IP address saya yang berada di Jakarta. Padahal saya sekarang tidak sedang berada di Jakarta.

Jadi jika suatu saat ada seseorang yang bertanya berapa ip address anda, kira-kira anda akan menjawab apa ?

IP

Leave a Reply