Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya Mozilla merelease Firefox versi
4. Selain dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru, tentu saja tampilannya juga banyak berubah. Berikut ini adalah review saya mengenai web browser yang berlogo rubah meringkuk tersebut.
Tampilan
Tampilan terbaru Firefox memang terkesan simple namun tetap terlihat anggun. User interface Firefox menurut penilaian subjektif saya, kemungkinan merupakan perpaduan antara web browser lainnya, seperti Opera dan Google Chrome. Tapi tentu saja, tampilan Google Chrome dan Opera juga agak mirip. Jadi agak sulit juga rasanya mengetahui kira-kira web browser mana yang terlebih dahulu meniru dan sebaliknya web browser mana yang ditiru. Kemiripan ini semakin terlihat ketika di Firefox tidak ditampilkan menu bar. Hampir 70 % ada kesamaan, termasuk di button menu. Hanya saja button menu Opera menurut saya sedikit lebih artistik daripada button menu Firefox. Perbedaan lainnya menu bar Firefox terdiri dari 2 kolom sedangkan Opera hanya 1 kolom.
Keputusan developer Firefox untuk lebih memadatkan navigation toolbar menurut saya merupakan keputusan yang tepat. Tombol “back” dan “forward” dipisahkan dari tombol “reload”. Sama seperti Google Chrome, tombol
“bookmark” diletakkan di location bar, jadi lebih memudahkan untuk membuat bookmark pada website yang sedang dikunjungi. Di sebelah kanan dari Search bar terdapat button Home Page dan Bookmark. Menu Bookmark yang diberikan button tersendiri juga akan sangat memudahkan pengguna untuk membuka website yang sudah dibookmark sebelumnya.
Salah satu keunggulan Firefox jika dibandingkan dengan web browser lain adalah pengguna dapat dengan mudah mengganti tampilan theme Firefox. Ada sekitar 30.oo0 themes Firefox yang dapat digunakan di situs getpersonas.com.
Fitur
Ada beberapa fitur baru Firefox yang menarik perhatian saya. Salah satunya adalah App Tabs. App Tabs hampir mirip fungsinya dengan pin shortcut ke taskbar di Windows 7. App Tabs dapat menjadi semacam shortcut bagi situs-situs social networking yang sering anda kunjungi. Penjelasan detil fitur ini ada disini.
Fitur baru Firefox lainnya adalah Tab Groups. Tab Group adalah fitur untuk mengatur tab ke dalam beberapa kelompok. Untuk mengetahui lebih detil mengenai Tab Group dan cara pengunaannya ada disini.
Selain itu ada juga Firefox Sync. Fitur ini digunakan membackup bookmark,
daftar password, daftar website yang pernah dikunjungi (history) untuk digunakan di komputer lain. Untuk menggunakan fitur ini, anda harus membuat akun terlebih dahulu karena backup data akan disimpan di server Mozilla. Sehingga anda hanya perlu terkoneksi ke internet untuk melakukan sinkronisasi data browsing. Mungkin anda kemudian akan merasa ragu-ragu tentang keamanan data yang sudah dibackup tersebut, mengingat data akan disimpan di server Mozilla. Jangan kuatir…pada saat pembuatan akun Firefox Sync sekaligus akan mendapatkan Sync Key untuk mengenkripsi data sebelum dikirim ke server Mozilla,. Sehingga tidak ada orang (termasuk dari Mozilla) yang bisa mengintip data pribadi anda. Dengan kata lain, Firefox Sync bisa berfungsi semacam Safe Deposit Box di bank.
Bagi anda yang sering browsing internet di komputer umum seperti kantor, kampus, sekolah, atau warnet dan merasa takut “dimata-matai” oleh orang
lain, maka anda bisa menggunakan fitur Private Browsing. Private Browsing berfungsi hampir sama seperti “Incognito” di Google Chrome. Dengan mengaktfikan Private Browsing maka Firefox tidak akan menyimpan riwayat situs yang pernah anda kunjungi, daftar keyword yang pernah diketik di search bar, atau data-data sensitif lain yang berhubungan dengan kebiasaan anda menjelajah internet. Namun sayangnya, fitur ini sifatnya harus diaktifkan dan dinonaktifkan. Sehingga untuk menggunakan fitur ini harus mengaktifkan lebih dulu. Begitu juga sebaliknya, untuk berhenti menggunakan fitur ini harus menonaktifkan fitur terlebih dahulu. Agak rumit menurut saya, apalagi bila dibandingkan dengan fitur “Incognito” di Chrome yang lebih simple karena dapat dibuka di window baru, sehingga tidak perlu diaktifkan-dinonaktifkan terlebih dahulu.
Saya kurang begitu mengetahui apakah fitur ini sudah ada di versi sebelumnya atau tidak, tapi yang jelas saya baru saja menjajal fitur full screen di Firefox 4. Fitur ini akan sangat berguna terutama ketika kita sedang melihat streaming di situs-situs yang menyediakan video streaming, seperti Yotube, dsb.
Fitur Firefox yang paling menonjol menurut saya adalah adanya add-ons di Firefox. Add-ons ini sangat berguna terutama untuk menambahkan aplikasi-aplikasi yang tidak ada di Firefox secara default. Salah satu add-ons Firefox favorit saya tentu saja adalah Adblock
Tapi sayangnya add-ons Internet Download Manager belum tersedia untuk Firefox versi 4, jadi saya agak merasa kerepotan untuk mendownload video di Youtube. Tapi untunglah add-ons Flashgot dapat digunakan di Firefox 4.
Performance
Yang paling penting dari semua itu tentu saja adalah bagaimana performa Firefox jika dibandingkan dengan web browser yang lain. Developer Firefox mengklaim bahwa Firefox 4 lebih unggul dari web browser lain, terutama untuk meningkatkan kecepatan load website. Berhubung koneksi internet saya yang tidak terlalu stabil, maka saya tidak dapat melakukan tes apakah klaim itu memang benar adanya. Tapi menurut penilaian subjektif saya, Firefox sejak dari versi yang terdahulu memang lebih cepat untuk me-load website dibandingkan dengan web browser lain. Sayangnya, waktu start up Firefox masih agak lebih lama dari web browser lain. Selain itu, memory usage Firefox masih sama dengan versi sebelumnya yang tergolong rakus menyedot memori.
Kesimpulan
Firefox 4 adalah suatu aplikasi yang tidak lepas dari kelemahan dan kekurangan. Tapi kelemahan dan kekurangan tersebut dapat tertutupi oleh segala kelebihan yang dimilikinya. Keunggulan tersebut antara lain dari segi tampilan terutama kemudahan mengganti theme / skin Firefox, adanya aplikasi tambahan berupa add-ons, serta berbagai fitur-fitur baru yang dimiliki Firefox 4. Semoga kemunculan Firefox 4 akan menjadikan Firefox sebagai leader dalam jajaran aplikasi web browser
Advertisement
Like this:
Be the first to like this post.